| 1 |
Identifikasi Permasalahan dan Tujuan Perancangan |
3 |
Permasalahan cukup jelas, namun analisis kebutuhan pengguna tidak dijelaskan secara mendalam. |
| 2 |
Analisis Pengguna dan Kebutuhan |
2 |
Analisis pengguna masih terbatas dan tidak mencakup persona atau karakteristik pengguna secara mendalam. |
| 3 |
Perancangan User Experience (UX) |
3 |
Sebagian besar aspek UX telah dirancang, tetapi beberapa elemen penting seperti user journey kurang dieksplorasi. |
| 4 |
Perancangan User Interface (UI) |
3 |
UI cukup baik dengan beberapa kekurangan dalam konsistensi dan penerapan prinsip IMK. |
| 5 |
Prototype Sistem |
3 |
Prototype cukup lengkap, tetapi beberapa alur tidak berfungsi dengan baik. |
| 6 |
Evaluasi Usability |
2 |
Evaluasi dilakukan namun tidak mendalam dan tidak menggunakan metode evaluasi yang tepat. |
| 7 |
Interpretasi dan Rekomendasi Perbaikan |
2 |
Rekomendasi masih umum dan tidak spesifik terhadap kelemahan UI/UX yang diidentifikasi. |
| 8 |
Kualitas Laporan |
3 |
Laporan cukup baik, tetapi ada beberapa bagian yang kurang sistematis dan rapi. |