| 1 |
Identifikasi Permasalahan dan Tujuan Perancangan |
4 |
Permasalahan jelas dan relevan, didukung dengan analisis kebutuhan pengguna yang baik di bagian pendahuluan. |
| 2 |
Analisis Pengguna dan Kebutuhan |
3 |
Analisis pengguna cukup lengkap, namun bisa lebih mendalam dengan penjelasan lebih detail tentang persona dan karakteristik pengguna. |
| 3 |
Perancangan User Experience (UX) |
4 |
User flow dan user journey dirancang dengan baik, serta mengintegrasikan prinsip IMK dengan jelas. |
| 4 |
Perancangan User Interface (UI) |
3 |
UI cukup baik, tetapi ada beberapa aspek yang kurang konsisten dan perlu perbaikan dalam hal estetika dan aksesibilitas. |
| 5 |
Prototype Sistem |
4 |
Prototype interaktif lengkap dengan seluruh alur berfungsi dengan baik. |
| 6 |
Evaluasi Usability |
4 |
Menggunakan metode evaluasi yang tepat dan disertai analisis hasil yang mendalam. |
| 7 |
Interpretasi dan Rekomendasi Perbaikan |
3 |
Rekomendasi perbaikan cukup baik, namun bisa lebih spesifik dan terperinci. |
| 8 |
Kualitas Laporan |
4 |
Laporan disusun dengan sistematis, lengkap, dan rapi sesuai format jurnal ilmiah. |